Hal yang utama yang harus kita pahami ketika akan memulai sebuah bisnis, bisnis apa saja, adalah memahami karakteristik dari bisnis yang akan kita jalani tersebut. Hal ini sangat penting terutama apabila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Secara spesifik yang kadang terjadi dalam bisnis pulsa elektrik adalah adanya gangguan dari operator/provider seluler. Salah kaprah yang sering terjadi dalam bisnis pulsa elektrik adalah, agen/member menempatkan server pulsa elektrik sebagai penyedia pulsa. Harus dipahami secara benar, bahwa server pulsa elektrik hanyalah distributor dari penyedia layanan isi ulang pulsa elektrik.
Di Indonesia ada sekitar 10 operator seluler dan masing-masing operator tersebut menyediakan layanan isi ulang pulsa baik secara elektrik mau voucher fisik. Sebutlah Telkomsel dengan MKIOS dan Autorefill, XL dengan Dompet Pulsa XL, Indosat dengan SEV, dan lain-lain. Kita akan membahas satu per satu, layanan-layanan tersebut. Diharapkan dengan pemahaman yang sama, mitra dapat lebih menguasai keadaan ketika suatu saat terjadi gangguan provider yang menyebabkan transaksi tidak segera mendapatkan reply atau bahkan tidak dapat melakukan transaksi sama sekali.
1. MKIOS Telkomsel, adalah sistem isi ulang yang disediakan oleh Telkomsel untuk pengisian pulsa elektrik Simpati dan Kartu As. Metode pengisian ulang menggunakan chip MKIOS adalah metode dial. Pengguna tinggal mengetikkan format transaksi di layar depan handphone sesuai dengan format dan nominal yang telah ditentukan. Apabila transaksi berhasil, pemilik chip akan mendapatkan notifikasi bahwa transaksi telah berhasil.
Dengan metode pengisian OTA (over the air) ini, pengisian ulang Simpati dan Kartu As relatif lebih cepat dibandingkan pengisian untuk pulsa dari provider lain. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan adanya gangguan koneksi yang menyebabkan transaksi tidak dapat dilakukan. Kondisi yang menyebabkan transaksi isi ulang simpati dan kartu as tidak segera mendapatkan reply adalah adanya ERROR respon dari chip mkios. Beberapa server pulsa akan otomatis memberikan jawaban sukses untuk transaksi yang mendapatkan ERROR respon karena biasanya stok sudah dikurangi. Ada juga beberapa server yang membiarkan transaksi untuk pending.
ERROR respon inilah yang kadang menyebabkan transaksi tidak segera mendapatkan status berhasil atau gagal. Server akan melakukan cross cek stok untuk memastikan apakah transaksi tersebut sudah berhasil ataukah belum. Apabila mitra menghadap situasi seperti ini, mitra dapat melakukan cek ke saldo pembeli apakah sudah masuk pulsanya atau belum. Apabila pulsa belum masuk diharapkan untuk tidak langsung mengembalikan uang pembeli seberapapun tidak sabarnya pembeli anda. Pastikan anda mendapatkan status dari transaksi yang telah anda lakukan. Lakukan konfirmasi ke server. Dalam kasus tertentu, untuk melakukan cek transaksi dibutuhkan waktu paling cepat 4 jam. Hal ini disebabkan, server harus melakukan pengecekan transaksi di web MKIOS yang update setiap kurang lebih 4 jam dari waktu transaksi.
Dalam kasus, transaksi gagal atau tidak dapat diproses, Anda harus memastikan apakah nomor yang akan diisi pulsa tersebut masih dalam masa tenggang. Apabila sudah diluar batas masa tenggang, nomor tersebut tidak dapat lagi diisi ulang. Meskipun demikian, ada juga kasus (mungkin ini kasus 1:1000), dimana nomor masih aktif, masih dalam waktu masa tenggang, akan tetapi tidak dapat diisi ulang. Transaksi tersebut selalu ditolak dan kami tidak tahu penyebab pastinya apa karena untuk transaksi yang lainnya tidak ada masalah.
Ini adalah sedikit informasi mengenai karakteristik isi ulang simpati dan kartu as menggunakan chip mkios. Semoga dengan informasi ini, mitra dapat semakin menguasai lapangan apabila ada keterlambatan transaksi simpati dan kartu as. Untuk karakteristik dari provider/operator yang lain akan kita bahas lagi di part-part berikutnya.





